Apakah boleh Vaksin HPV pada ODHIV?
- 23 September 2026
Human Papillomavirus (HPV) merupakan kelompok virus yang dapat menyebabkan berbagai infeksi, termasuk kutil kelamin dan beberapa jenis kanker. Pada orang yang hidup dengan HIV (ODHIV), pencegahan HPV menjadi penting karena sistem kekebalan tubuh dapat lebih rentan terhadap infeksi HPV dan komplikasi yang berkaitan dengannya.
Vaksin HPV merupakan salah satu cara untuk membantu mencegah infeksi HPV tertentu dan penyakit yang disebabkannya. Vaksin HPV tidak mengobati infeksi HPV yang sudah terjadi, sehingga vaksinasi tetap paling bermanfaat sebelum seseorang terpapar HPV.
Vaksinasi HPV direkomendasikan bagi orang dengan HIV sesuai kelompok usia dan kondisi masing-masing. WHO juga menempatkan orang yang hidup dengan HIV sebagai salah satu kelompok yang perlu menjadi perhatian dalam program vaksinasi HPV.
Vaksinasi dapat membantu:
Vaksin HPV merupakan vaksin rekombinan dan tidak mengandung virus HPV hidup, sehingga dapat digunakan pada orang dengan HIV sesuai rekomendasi vaksinasi. WHO menyatakan data uji klinis dan pemantauan pascapemasaran menunjukkan vaksin HPV memiliki profil keamanan yang baik.
Efek samping yang dapat muncul umumnya ringan, seperti:
Vaksin HPV tidak mengobati infeksi HPV yang sudah ada. Namun, seseorang mungkin belum pernah terpapar semua tipe HPV yang dapat dicegah oleh vaksin. Oleh karena itu, pada kelompok usia tertentu, vaksinasi tetap dapat memberikan manfaat dan perlu didiskusikan dengan tenaga kesehatan.
Selain vaksinasi, ODHIV tetap perlu melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala sesuai anjuran tenaga kesehatan, termasuk pemeriksaan untuk penyakit yang berkaitan dengan HPV.
Vaksin HPV merupakan salah satu langkah penting untuk membantu mencegah infeksi dan penyakit akibat HPV pada ODHIV. Konsultasikan dengan tenaga kesehatan mengenai waktu dan jumlah dosis vaksin yang sesuai dengan usia, riwayat vaksinasi, serta kondisi kesehatan Anda.